Dalam Upaya Pencegahan Dan Percepatan Penurunan Stunting (PPS), Pemerintah Kecamatan Jayakerta Melaksanakan Rembuk Stunting

Dalam Upaya Pencegahan Dan Percepatan Penurunan Stunting (PPS), Pemerintah Kecamatan Jayakerta Melaksanakan Rembuk Stunting

Jabarexpose.com._Karawang.- Rembuk Stunting merupakan langkah yang penting dilakukan Pemerintah untuk memastikan intervensi kegiatan pencegahan dan penurunan Stunting yang dilakukan bersama sama OPD sebagai penanggung jawab pelaksana, dengan Sektor lembaga non- pemerintah dan Masyarakat.

Dalam upaya Percepatan Penurunan Stunting (PPS), bertempat di Aula Kantor Kecamatan, Pemerintah Kecamatan Jayakerta bersama Uptd Puskesmas melaksanakan kegiatan Rembuk Stunting Selasa (13/12/2022).

Kegiatan ini dihadiri oleh Camat Kecamatan Jayakerta Gunawan.SSTP, Kapolsek Rengasdengklok,Polres Karawang Kompol Suherman.SH.,MH, Tim Gizi Dinas Kesehatan Kab.Karawang Hj.Tita, Kepala Uptd Puskesmas Jayakerta Hj. Nining Mulyaningsih.Am.Keb, kepala Uptd puskesmas Medang asem dr.Tuti Susilawati, kepala Uptd PLKB, Uptd Kemenag, Ketua TP PKK , Bidan Desa, Perwakilan Kader Kesehatan Desa serta Kepala Desa.

Camat Jayakerta yang sekaligus merupakan ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kecamatan Jayakerta, Gunawan.SSTP mengatakan, kegiatan rembuk stunting dalam rangka mengevaluasi pencapaian target penurunan stunting di tingkat kecamatan Jayakerta.

“Kegiatan tadi merupakan acara rembuk stunting yang merupakan evaluasi pencapaian target penurunan stunting di tahun 2022 sekaligus juga perencanaan program stunting di tahun 2023 di kecamatan Jayakerta”, Kata Camat Jayakerta Gunawan.SSTP
Selasa (13/12/2022).

Menurut Camat Gunawan, dengan keterlibatan seluruh instansi terkait dalam penanganan percepatan penurunan stunting, saat ini jumlah Balita stunting khususnya di kecamatan Jayakerta mengalami penurunan.

“Alhamdulilah dengan keterlibatan serta kerjasama dari semua pihak, baik pemerintah maupun sektor non-pemerintah dan masyarakat. untuk tingkat Kecamatan Jayakerta angka Balita Stunting mengalami penurunan yang signifikan”, jelasnya.

Sementara Kepala uptd puskesmas Jayakerta dalam Pemaparan menyampaikan materi Stunting. Pengertian Stunting, Penyebab stunting, dan upaya-upaya pencegahan stunting.

“Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis terutama pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), untuk mencegah dan menanggulangi hal ini maka kita secara Inten memonitoring serta memberikan asupan gizi secara teratur tehadap ibu hamil”, ucap Kepala Uptd Puskesmas Hj.Nining Mulyaningsih.Am,Keb Selasa (13/12/2022).

Menurut Hj.Nining, agar tidak terjadi gagal tumbuh terhadap Balita. perlu adanya pengawasan sejak 1.000 hari Pertama Masa Kehidupan (HPK).

“Khusus untuk Balita kita selalu melakukan pengawasan, terutama kepada Balita sejak 1.000 Hari pertama kehidupan (HPK), yaitu dengan melaksanakan pengecekan kesehatan, penimbangan badan serta pemberian makanan tambahan (PMT)”, pungkasnya.

Reporter: End’us