Diduga Ada Apa ??? Disporaparbud Purwakarta Dengan proyek Rehabilitasi Berat Ruangan Bidang Pariwisata dan Bidang Kebudayaan

Diduga Ada Apa ??? Disporaparbud Purwakarta Dengan proyek Rehabilitasi Berat Ruangan Bidang Pariwisata dan Bidang Kebudayaan

Jabarexpose.com._Purwakarta.- Salah satu Program Pemerintah daerah yang sangat menonjol adalah Pembangunan Infrastruktur. Dalam berbagai kesempatan, di minta Pj Bupati Sering terjun langsung melihat sejauh mana pelaksanaannya di lapangan dan hasil pekerjaan jangan hanya menerima laporan dari bawahan saja.

Lain hal dengan Proyek Pemerintah kabupaten purwakarta Dinas kepemudaan olahraga pariwisata dan kebudayaan , Kabupaten Purwakarta Jawa Barat

Nomor SPK: 12/SPK/ Rehab. Berat Ruangan bidang / Dispora/Vlll/2023 Tanggal: 24 Agustus 2023. Pekerjaan: Rehabilitasi Berat Ruangan Bidang Pariwisata dan Bidang kebudayaan Nilai kontrak: Rp. 855.349.315.59,.

Terbilang: Delapan Ratus lima puluh lima Juta Tiga Ratus Empat Puluh sembilan Ribu Tiga Ratus lima belas Rupiah.

waktu pelaksanaan: 120( Seratus Dua Puluh ) hari kalender Sumber Dana: APBD Kabupaten Purwakarta Tahun Anggaran: 2023 Penyedia  jasa: CV, SAHABAT FERTAMA JAYA.

*Menurut Pantauan Tim Media online  setelah beberapa kali berkunjung ke Lapangan, tentang siapa sebenarnya Pelaksana di lapangan, patut di Pertanyakan*

Pasalnya, Menurut informasi yang di himpun Media  di lapangan dari beberapa Pekerja, ketika di tanya siapa pemborong dan Pelaksana Nya? Jawaban mereka Dani, lebih lanjut ketika di tanya siapa  yang meng gaji sekaligus yang memberi langsung Upah kepada Pekerja, lagi-lagi Jawaban yang sama.

Untuk Konfirmasi lebih lanjut,beberapa hari kemudian, Yan Sopyan  ketika di Konfirmasi, dia mengaku sebagai pelaksana atau mandor dan mengarahkan pekerja dari pihak penyedia Jasa,namun mengaku kepada siapa bertanggung jawab langsung kepada Dani. Ironisnya, yan sopyan  ketika di konfirmasi Selasa 17/10/23 tentang posisinya dalam Proyek tersebut.

Dia mengatakan, saya sebagai  pekerja sekali gus mandor, saat di tanya kenapa pekerjaan tidak menggunakan sefti atau K3 yan mengatakan sudah di sedia kan seperti topi rompi dan sepatu tapi pekerja tidak mau memakainya alas pekerjaan ribet jika mengguna K3,

Saat di tanya kenapa besi bekas bongkaran di pasang lagi, itu perintah  Dani dan kadis itu semua sudah persetujuannya, saat ditanya mana konsultan seraya mengatakan tidak tahu .Ucap yan Sopyan.

Dadan Kadis Disparbud Saat di konfirmasi melalui whatsapp  mengenai proyek di atas di serahkan  ke sekdis. Dikarenakan kegiatan tersebut di ranah sekdis, saat di tanya proyek tersebut mengunakan Material bekas dan seizin kadis, kadis  membantah itu Hoax, seraya mengatakan kita kumpulkan dan mana bukti tertulis nya jangan mengada ada ucap kadis Dadan.

Ridho Sekjen WRC Purwakarta juga tokoh masyarakat yang peduli pembangunan saat berbincang-bincang dengan media  di Lokasi mengatakan, Proyek sebesar ini kok tidak ada pengawasan baik dari dinas atau dari konsultan padahal dia udah di gaji dari negara untuk standby di lokasi mengawasi  proyek, pekerjaan nya bisa dibilang asal asalan, dan pekerjaan dibagi- bagi ke pemborong atau di Sabcont seraya mengatakan meminta aparat Terkait segera bertindak. untuk mengatasi supaya tidak terjadi penyimpangan. Menghimbau  Masyarakat Wartawan LSM mau mengawasi karena kita tahu berapa Anggaran dan Sumber Dana serta Volume Pekerjaan,.

Untuk Informasi lebih lanjut dimana sesuai Pengakuan abas sebagai atasan nya atau memberi pekerjaan  belum berhasil di Konfirmasi.

Sementara,sampai berita ini di turunkan, Pihak Konsultan  Direktur CV, SAHABAT FERTAMA JAYA  dan Kadis Kepemudaan Olahraga Pariwisata dan kebudayaan  Kabupaten Purwakarta, belum bisa di Konfirmasi .

Reporter : Ferdy & Team