LIBAS Dan BNBR Berkolaborasi Menjaga Lingkungan Dengan Menanam 1000 Tanaman Di Sepanjang Bantaran SUNGAI CIMANUK

LIBAS Dan BNBR Berkolaborasi Menjaga Lingkungan Dengan Menanam 1000 Tanaman Di Sepanjang Bantaran SUNGAI CIMANUK


jabarexpose.com._Garut.- LIBAS (Perkumpulan lingkungan anak bangsa), dan BNBR melakukan pelestarian dan menjaga lingkungan melalui penanaman 1000 pohon di bantaran sungai cipejeh, kampung sanding cinta Maya Kelurahan Muara sanding Rt 03/03. Kamis 7 September 2022.

Tedi Suratdi, Menjelaskan kegiatan ini Sebagai rangkaian dari kegiatan pada tanggal 30 Agustus 2022, dengan tema “LINGKUNGAN YANG BAIK, SEHAT DAN PERTUMBUHAN EKONOMI” penanaman akan secara berkala dilakukan di beberapa titik lokasi yang rawan terdampak banjir sehingga perlu perbaikan ekosistem melalui tanaman keras.

“Ini menjadi perhatian bagi kami dari perkumpulan Lingkungan Anak Bangsa, sebagai pemerhati lingkungan di kabupaten garut, pasalnya, setiap menjelang musim hujan kabupaten garut sangat rentan dengan bencana alam”, ujar, Tedi,

Disisi lain, Tedi, menuturkan perlunya ada kesadaran bersama untuk menumbuhkan rasa kepedulian terhadap lingkungan dengan memelihara dan melestarikan nya, dan menjaga ekosistem lingkungan, sehingga bisa berdampak positif bagi masa depan anak bangsa dan bisa meminimalisir bencana banjir.

“Kesadaran bersama terhadap lingkungan sangat penting dengan melibatkan berbagai lapisan leading sektor baik dari pemerintahan, Perusaan, dan lembaga Institusi, serta masyarakat merupakan satu satu kesatuan dalam Cipta solusi konkrit untuk mempertahankan atau memperbaiki lingkungan hidup dengan tangung jawab bersama”, imbuhnya.

Tedi juga menyampaikan, dengan adanya kegiatan menanam pohon bersama ini merupakan bentuk motivasi kepada semua pemangku kebijakan agar senantiasa memperhatikan dan mencintai lingkungan demi kehidupan yang berkelanjutan. untuk masa depan anak cucu kita.

“LIBAS (perkumpulan Lingkungan anak bangsa), akan terus melaksanakan kegiatan ini sampai dengan waktu yang telah di rencanakan. Dan untuk menanam berikutnya libas akan bekerjasama dengan tokoh masyarakat Cisurupan dan forkopincam Cisurupan dengan undangan yang sama”.tuturnya.

Tedi, berharap apa yang dilakukan oleh LIBAS, dapat menggerakan semua lapisan untuk turut serta mencintai lingkungan, dan perlunya ada sosialisasi dari pemerintah kepada masyarakat untuk saling mengingatkan pentingnya menjaga lingkungan, mengingat kabupaten garut yang rawan bencana alam.