Minggon Keliling Kecamatan Rengasdengklok Dilaksanakan Outdoor Di Taman Sirnajati Desa Rengasdengklok Utara

Minggon Keliling Kecamatan Rengasdengklok Dilaksanakan Outdoor Di Taman Sirnajati Desa Rengasdengklok Utara

Jabarexspose.com._Karawang. – Untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat Pemerintahan Kecamatan Rengasdengklok Kabupaten Karawang menggelar rapat minggon keliling, Selasa (11/10/2022).

Kegiatan rapat minggon yang berlangsung di ruang terbuka Kebon Sirna Jati Dusun Cikangkung Barat Desa Rengasdengklok utara Kecamatan Rengasdengklok dihadiri, Camat Rengasdengklok Hj.Sri Redjeki.SSTP, MM, Kapolsek Rengasdengklok Kompol Suherman.SH, MH, Bhabinsa Desa Rengasdengklok utara Serda Agustinus, Muspika Kecamatan, Para Kepala Desa, Ketua BPD, Ketua LPM, Kadus serta RW dan RT.

Sebagai tuan rumah, Kepala Desa Rengasdengklok utara Nana Suryana mengawali Sambutannya menyampaikan terima kasih sekaligus mohon do’a restu serta meminta maaf sehubungan akan menunaikan ibadah umroh.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada bapak bapak dan ibu ibu yang telah hadir dalam rapat minggon keliling Kecamatan Rengasdengklok, kebetulan hari ini rapat minggon keliling Kecamatan dilaksanakan di Desa Rengasdengklok utara, Pertama tama ijinkan saya menyampaikan permohonan maaf serta mohon do’a restu dari bapak dan ibu sekalian yang mana insya allah saya beserta istri akan berangkat menunaikan ibadah umroh”, ucapnya Selasa (11/10/2022).

Masih dalam sambutanya Nana Suryana yang akrab dipanggil NK menuturkan, permohonan maaf serta do’a restu merupakan suatu kewajiban bagi setiap yang akan menunaikan ibadah ke tanah suci.

“Ini perlu saya sampaikan mengingat hal ini merupakan kewajiban bagi setiap muslim yang akan menunaikan ibadah umroh agar dalam melaksanakan ibadah nanti ada dalam ketenangan, dilancarkan serta dapat kembali ke tanah air dengan selamat dan menjadi Haji yang mabrur”, jelasnya.

Sementara Camat Rengasdengklok Hj.Sri Redjeki.SSTP, MM dalam memberikan sambutanya menyampaikan beberapa materi minggon diantaranya, Pencapaian PBB masing masing Desa, akan adanya pendataan dari petugas BPS serta mengantisipasi adanya keberangkatan TKI ilegal

“Saya menghimbau para kepala desa terutama berkaitan dengan PPB untuk dapat lebih meningkatkan hasil PBB, kemudian akan ada pendataan dari BPS. jadi para para Kadus dan RT agar mendampingi petugas yang terakhir terkait dengan moratorium. agar Kepala Desa tidak menandatangani surat ijin kepada TKI yang akan berangkat ke Timur tengah”, imbuhnya Selasa (10/10/2022).

Sementara di acara yang sama Kapolsek Rengasdengklok Kompol Suherman, SH,MH. Menyampaikan terkait situasi Kamtibmas di wilayah hukum polsek Rengasdengklok.

“Kalau Kapolsek berbicara tentu berkaitan dengan situasi Kamtibmas, ada beberapa hal yang perlu kami sampaikan terutama akhir akhir ini banyak yang menyampaikan kejadian begal, kejadian tawuran dan kejadian hal-hal lain. kejadian kejadian ini benar atau tidaknya jangan sampai kita terpengaruh dengan berita berita yang beredar yang belum tentu kebenarannya “, Kata Kapolsek.

Menurut Kapolsek, beberapa hari yang lalu beredar sebuah video beredar di masyarakat yang menyampaikan himbauan kepada seolah olah Rengasdengklok sudah tidak kondusif.

“Kemarin ada sebuah video beredar yang isinya menghimbau kepada masyarakat bahwa seolah olah Rengasdengklok ini sudah tidak aman. dalam video tersebut menyebutkan dalam satu hari ada tiga kejadian tindak kejahatan. namun setelah saya cek ternyata hanya ada satu kejadian”, jelasnya.

Masih menurut Kapolsek Suherman, saat mendapatkan informasi ia langsung memerintahkan anggotanya turun ke TKP.

“Saat mendapatkan informasi adanya kejadian tersebut saya langsung memerintahkan anggota untuk ke Tkp, kemudian pagi harinya saya juga mendatangi rumah korban di Rawa bebek. jadi menurut keterangan dari korban yang bernama Pk. Nasir saat itu kurang lebih pukul.24.00 wib korban akan pulang ke rumahnya di rawa bebek di hadang oleh empat orang, saat itu korban sempat melawan namun karena korban melawan maka di lemparkan korban ke sawah oleh ke empat pelaku, kemudian sepeda motornya di bawa pelaku. jadi wajah korban yang terlihat dalam video seolah-olah berlumuran darah itu tidak benar, yang jelas itu adalah lumpur akibat korban dilempar ke sawah. kemudian kenapa korban tidak melapor karena sepeda motornya bodong “, jelas Kapolsek.

Selanjutnya Kapolsek menghimbau kepada masyarakat agar lebih berhati hati dalam membuat konten konten video yang dapat membuat resah masyarakat.

“Nah kejadian kejadian tersebut maka dibuatlah konten video yang menjadikan keresahan di masyarakat, maka untuk itu saya menghimbau kepada masyarakat. dalam membuat konten konten kejadian a,b,c,d apalagi yang meresahkan masyarakat tolong di pelajari dulu di evaluasi dulu bagus atau tidak, kalau bisa di cek dulu baru membuat. dengan adanya hal hal seperti ini seolah olah Rengasdengklok ini rawan mencekam, sehingga para investor yang akan menanam saham ini merasa ketakutan”, Pungkasnya.

Reporter: End’us