ORMAS,OKP dan LSM di Kecamatan Blanakan Tolak Keras Perdagangan Obat Keras

ORMAS,OKP dan LSM di Kecamatan Blanakan Tolak Keras Perdagangan Obat Keras

Jabarexpose.com._SUBANG.-. Blanakan 14/11/2022 Tanggal 11 November 2022,Ormas dan LSM serta Insan Pers yang ada di Kecamatan Blanakan, Kabupaten Subang telah melaporkan atau mengadukan secara tertulis Kepada Kepala Kepolisian Sektor ( Kapolsek ) Blanakan soal maraknya perdagangan obat Keras yang di jual bebas di Wilayah Kecamatan Blanakan untuk di tutup total.

Keinginan Ormas, OKP dan LSM itu Sepertinya tidak mendapatkan tanggapan dari Polsek Blanakan, pasalnya tiga hari pasca Pelaporan, mereka masih melihat dan mengetahui adanya Perdagangan Obat Keras di tempat yang sama, bahkan tempat yang dijadikan penjualan obat keras itu sekarang malah bertambah, dari tiga Lokasi ada informasi bertambah menjadi Empat lokasi,dua lokasi berada di Desa Jayamukti, satu lokasi di Desa Cilamayagirang dan menurut informasi yang satu lokasinya berada di Desa Langensari.

Merasa laporannya tidak ditindak lanjuti, sekitar 50 orang yang terdiri dari Pimpinan dan anggota dari Ormas PEMUDA PANCASILA ( PP ) PAC Kecamatan Blanakan, KARANG TARUNA INDONESIA ( KTI ) Kecamatan Blanakan, Lembaga Swadaya Masyarakat ( LSM ) seperti DPP Elemen Pejuang Masyarakat ( ELANG MAS ), DPC DHN KPK Kabupaten Subang, FORUM MASYARAKAT PANTURA ( FMP ) Koorwil Subang Utara, GIBAS CINTA DAMAI Sektor Blanakan, LASKAR MERAH PUTIH ( LMP ) MAC Kecamatan Blanakan dan Media SUBANG POST Kabupaten Subang, mengadakan Briefing kilat di Kantor DPP LSM ELANG MAS.

Saat itu, semua Pimpinan dan anggota Ormas maupun LSM serta dari Media yang hadir dalam pertemuan itu telah bersepakat untuk Menolak Keras Perdagangan Obat Keras dan menutup Warung yang dijadikan Penjualan obat Keras di Wilayah Kecamatan Blanakan Kabupaten Subang secara total, dan Pelakunya akan di serahkan kepada Kepolisian Sektor Blanakan untuk di proses sesuai Ketentuan Hukum yang berlaku.

Seusai melaksanakan Breefing Kilat,saat itu juga sekitar pukul 21 : 00 WIB,mereka Kompak Mendatangi Mapolsek Blanakan untuk menanyakan laporannya yang masih belum ditindaklanjuti, dan sesampainya di Polsek Blanakan, perwakilan dari mereka telah disambut oleh Kanit Bimas Polsek Blanakan Aiptu HERO.

” Kami sebagai Polsek Blanakan Berjanji akan menutup semua Perdagangan Obat Keras yang ada di Wilayah Hukum Polsek Blanakan, pelakunya akan Langsung diserahkan kepada Bagian Narkoba Polres Subang, jika rekan – rekan melihat ada yang masih berjualan obat itu, bisa melakukan pengamanan dan menyerahkan Pelakunya kepada Kami ” Ungkap Aiptu HERO Kepada para Pimpinan Ormas dan LSM dan awak Media.

Setelah keinginannya disampaikan dan mendapatkan jawaban yang memuaskan dari salah satu Polsek Blanakan, mereka pun akhirnya berpamitan dan membubarkan diri, pulang ke rumahnya masing-masing.

Di tempat yang sama,sebelum pulang, salah satu Pimpinan LSM menyampaikan

” Kami semua sudah sepakat menolak keras Perdagangan Obat Keras berupa Tramadol maupun EXimer yang dijual bebas di Wilayah Kecamatan Blanakan, jika Fihak Kepolisian atau Pemerintah Desa, Pemerintah Kecamatan maupun Masyarakat yang ada di lingkungan itu tidak mau menutup atau membubarkan Penjualan obat Keras itu, maka sesuai Instruksi dari Fihak Polsek Blanakan, kami sebagai unsur Masyarakat yang tergabung kedalam Ormas, LSM dan Media yang akan menutup dan membubarkannya ” Ancam Ketum LSM ELANG MAS yang diamini oleh Pimpinan dan anggota ormas atau LSM lainnya.

Reporter : Red