Pelaksanaan Pekerjaan Rehab SDN Sindang Laut Muara Tidak Ada Ijin Dengan Ketua Komite Maupun Kepala Sekolah

Pelaksanaan Pekerjaan Rehab SDN Sindang Laut Muara Tidak Ada Ijin Dengan Ketua Komite Maupun Kepala Sekolah

Jabarexpose.com._Subang.- Di awal pekerjaan Rehab SDN Sindang Laut Desa Muara Kecamatan Blanakan Kabupaten Subang Jawa Barat,oleh cv Sae Manah dengan anggaran 99.150.000,tidak ada konfirmasi atau tembusan baik dengan kepala sekolah maupun ketua Komite Sekolah.

Rehab Sekolah SDN Sindang laut adalah pengurugan peninggian dan pemasangan keramik di satu Ruang sekolah atau satu lokal yang ada di ruang kelas 6.

Sebelumnya SDN Sindang Laut Muara ketika musim penghujan sering di Landa banjir dan air masuk ke ruang kelas.

Dengan kejadian itu Paguyuban Balad Embang Muara (BEM) bergotong Royong mengadakan pembentangan di Bulan maret 2023 yang meliputi belakang dan samping sekolah tujuannya supaya air tidak masuk ke sekolah.

Dengan seringnya banjir ketika di Musim hujan Kepala Sekolah SDN Sindang Laut Muara H.Nara bersama Ketua Komite Elan Saepudin mengajukan ke PUPR lewat Musrembang di Desa Muara untuk Rehab dan pengurugan Ruang Kelas SDN.Sindang Laut Muara.namun ketika anggaran turun, pemborong Opan pemilik CV Sae Manah Opan Sopandi yang akrab di sapa oo yang juga warga Desa Muara tidak ada konfirmasi atau tembusan baik dengan kepala Sekolah Maupun ketua Komite di Awal melaksanakan pekerjaan.

Ketika si pemborong Opan Sopandi di temui Awak media Kamis 26/10/2023 di lokasi proyek di SDN.Sindang Laut mengatakan,” ini proyek Kontrak tual jadi tidak harus melibatkan Komite ataupun kepala Sekolah

Hasil pantauan Awak Media,pengurugan di ruang kelas tanpa di padatkan dan langsung di pasang keramik, Menurut keterangan pekerja,kalau pengurugan di padatkan pake setemper di situ banyak batu mati dan kalau di padatkan nanti akan masuk angin dan mumbul,makanya pengurugan tidak di padatkan jelasnya.

Menurut keterangan Opan saat di mintai keterangan Kamis 26 Oktober 2023 di Lokasi Proyek Mengatakan,” untuk pengurugan dengan tinggi 20 cm dan kalau dari pasangan keramik Dasar ketinggian mencapai 50 cm,dan itu pengurugan bukan hanya di dalam ruangan, akan tetapi juga di luarnya akan di arug dan di pasang keramik.

Lanjut Opan” untuk pengurugan kami menggunakan 3 mobil dengan isi 23 kubik. Kenapa kami tidak melibatkan Komite dan kepala sekolah,Karna ini proyek Kontrak tual ucap Opan pada Awak Media.

Ketua Komite SDN.Sindang Laut Elan Saepudin ketika di Konfirmasi Awak Media mengatakan,” seharusnya pengurugan dengan ketinggian 70 cm dari keramik dasar,Karna air yang masuk ke sekolah tingginya mencapai 7o cm,itu pekerjaan proyek tidak sesuai dengan keinginan para orang tua siswa pungkas elan.

Sementara kepala Sekolah SDN.Sindang Laut H.Nara ketika di mintai keterangan di Ruang kerjanya Jumat 27/10/2023 menyampaikan,” kami sebagai kepala sekolah pun sama sekali awalnya tidak tau ada pekerjaan di sekolah karena kami pun sama sekali tidak di beri tau atau di konfirmasi oleh si pemborong, tau tau ketika saya datang ke sekolah kursi dan meja di kelas 6 sudah pada ada di luar dan ruang kelas sudah lagi di kerjakan, awal pekerjaan itu sama sekali tidak ada konfirmasi atau pemberitahuan terlebih dahulu ke kepala Sekolah.
Tapi kami tetap akan komplen dan melaporkan apabila dalam pengerjaan proyek tersebut tidak sesuai Bistek,
Jujur dalam hal ini saya selaku kepala sekolah SDN.Sindang Laut sama sekali tidak di kasih bistek,harusnya kami selaku kepala sekolah di kasih salinan nya ini sama sekali kami tidak pegang itu.

Harapan kami,kami berharap pekerjaan Rehab ruang kelas yang sesuai Bistek walau kami tak pegang itu jelasnya pada Awak Media.

Reporter : Bebeng