Perkuat Karakter Pesantren, Babinsa Harap Pesantren Jadi Pusat Pendidikan Akhlaq

Perkuat Karakter Pesantren, Babinsa Harap Pesantren Jadi Pusat Pendidikan Akhlaq

Jabarexpose.com._Sragen.- Pendidikan pesantren sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia. Lembaga pendidikan dan dakwah ini sudah berkontribusi besar bagi kehidupannya berbangsa dan bernegara. Seiring perkembangan zaman nya pesantren mulai bertransformasi dan memperluas peranannya ke ramah sosial. Tidak hanya itu saja, di era digital saat ini pesantren tidak hanya berkutat pada kurikulum berbasis keagamaan semata melainkan juga sudah melengkapi diri dengan kurikulum umum.
Pondok pesantren mempunyai peran yang besar dalam mencerdaskan anak bangsa melalui pendidikan agama, Sertu Joko M Babinsa Kel.Plumbungan Koramil 02/Karangmalang Kodim 0725/Sragen bersama Polsek Karangmalang melaksanakan giat Komsos dengan Bp Farhan pengurus Pondok pesantren Walisongo di Kp Sungkul Rt 12/04 Kelurahan Plumbungan Kecamatan Karangmalang, Selasa ( 03/09/2023 ).

Sertu Joko berharap di era perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, pesantren dituntut mampu beradaptasi dengan segala perubahan yang ada. Para santri harus dibekali dengan berbagai kemampuan yang tentunya sesuai dengan perkembangan zaman tanpa harus membuang sistem pendidikan klasik yang menjadi ciri khas pesantren.Sistem pendidikan pesantren terbukti ampuh dalam sejarahnya sebagai sistem pendidikan yang mampu memerdekakan santrinya dari ketergantungan pada orang lain.

Ciri khas pesantren adalah pengajaran tentang kemandirian kepada semua santrinya. Kemandirian juga merupakan penanaman awal dari pendidikan kewirausahaan di pondok pesantren. Kemandirian ini menjadi senjata dan modal penting bagi santri untuk membangun ekonomi umat yang masih tertinggal dari umat-umat lain. Ketertinggalan umat Islam dalam bidang ekonomi harus menjadi titik tolak bagi pondok pesantren untuk mendidik santrinya menjadi pengusaha.

Reporter : Agus.k/red