Wabup Garut “Agar Setiap Proses Perizinan Di Percepat Di Permudah

Wabup Garut “Agar Setiap Proses Perizinan Di Percepat Di Permudah

Jabarexpose.com._Garut.- Dengan banyak warga yang membutuh data dan perijinan di harapkan setiap dinas terkait yang berhubungan dengan perijinan supaya pihak terkait memperlancar warga masyarakat yang membutuhkan.

Seperti yang di sampaikan Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman, mengungkapkan pihaknya menginginkan proses perizinan di daerahnya bisa lebih cepat, agar banyak pengusaha yang tertarik berinvestasi di Kabupaten Garut.

Wabub, Karena kita menginginkan adanya investasi di Kabupaten Garut, baik investasi yang dilakukan oleh masyarakat setempat lokal, ataupun dari luar Garut,” ujar Wabup Garut saat memberikan sambutan dalam acara Bimbingan Teknis Kemudahan Berusaha Bagi Pelaku Usaha di Kabupaten Garut, yang digelar oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu (DPMPST) Garut, di Hotel Harmoni, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut,

Wabub, seperti di tahun 2020 ke tahun 2021, investasi di Kabupaten Garut mengalami kenaikan yakni dari angka 1.1 Triliun ke 1.29 Triliun. Namun, imbuh dr. Helmi, di tahun 2022 sampai saat ini pencapaian investasi masih jauh daripada target yang ditetapkan.

Lanjut Helmi, dan salah satu penyebabnya adalah kesulitan perizinan, mungkin salah satunya. Oleh karena itu saya tidak ingin ada kesulitan dalam perizinan, sehingga (tidak ada anggapan) “nggak mau ah ke Garut mah cenah hese investasi teh izin na ge hese”, saya tidak mau seperti itu, kenapa ? karena kita memerlukan investasi ada di Kabupaten Garut,” imbuhnya.

“Untuk itu Kabupaten Garut memerlukan investasi yang tumbuh besar, agar laju pertumbuhan ekonomi di daerahnya bisa tinggi, karena menurutnya hal ini juga menjadi salah satu cara untuk membuka lapangan pekerjaan.

Lebih jelasnya Wabub memaparkan, Bagaimana pengaruhnya terhadap masyarakat (jika) pertumbuhan (ekonomi) kalau tinggi ? Uang yang beredar banyak, kemudian cepat perputarannya, itu akan membutuhkan tenaga manusia yang banyak, artinya kita bisa mempekerjakan banyak orang, jadi kalau pertumbuhannya cepat bisa _garawe di dinya_, _nu nganggur bisa saeutik_, sebab apa ? Sebab duit banyak datang ke Garut,” ucapnya.

Dengan laju pertumbuhan ekonomi tinggi, investasi besar, dan uang yang beredar, Wabup meyakini akan pula membuka lebar investasi, sehingga berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Kalau pertumbuhan ekonomi tinggi, investasi besar, uang yang beredar banyak, _ngarawelan na ge gampang_. Itulah maksud kenapa kita membuka investasi yang lebar, (yaitu) agar masyarakat sejahtera,” katanya.

Sedangkan yang di sampaikan , Kepala DPMPST Garut, Wahyudijaya, pelaksanaan Bimtek ini, dilaksanakan secara bertahap sebanyak 16 kali, yang digelar sejak bulan Maret hingga bulan Desember Tahun 2022, melibatkan 480 pelaku usaha.

Lanjut Wahyu, adapun tujuannya adalah pertama meningkatkan kualitas pelayanan perizinan penanaman modal, terus kemudian juga meningkatkan pemahaman pelaku usaha terkait ketentuan pelaksanaan penanaman modal, selanjutnya meningkatkan kemampuan pelaku usaha dalam membuat perizinan berusaha melalui OSS-RBA ( _Online Single Submission Risked Based Approach_),” tandasnya.

Reporter : Tono